— SMA SCHOOL OF HUMAN —
Artikel oleh Mutiara Faradilla Hani, S.Pd.Kons.
===oOo===
Unit Aktivitas Tari Tradisional di School of Human merupakan wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan minat dan bakat di bidang seni sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya bangsa. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar menghafal rangkaian gerak tari, tetapi juga diajak memahami nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Tari tradisional menjadi jembatan yang menghubungkan generasi muda dengan akar budaya Indonesia yang kaya, sehingga mereka tumbuh sebagai pribadi yang berkarakter dan beridentitas kuat.
Wadah Pengembangan Minat, Bakat, dan Cinta Budaya
Di unit ini, peserta didik diperkenalkan pada berbagai jenis tari tradisional dari beragam daerah di Indonesia. Mereka mempelajari gerak, pola lantai, ekspresi, dan iringan musik yang menyertai tarian. Selain itu, siswa juga diajak memahami makna serta filosofi di balik setiap tarian, sehingga mereka menyadari bahwa setiap gerakan bukan hanya soal estetika, tetapi juga sarat dengan pesan moral, sejarah, dan kearifan lokal. Kostum, tata rias, dan properti yang digunakan pun menjadi bagian penting yang menjadikan pembelajaran tari semakin hidup dan bermakna.

Proses Latihan yang Melatih Disiplin dan Kebersamaan
Kegiatan latihan di Unit Tari Tradisional School of Human berlangsung secara rutin dengan pendampingan pelatih dan guru. Suasana latihan dibangun dengan hangat dan menyenangkan, namun tetap menekankan kedisiplinan. Peserta didik belajar datang tepat waktu, mengikuti arahan, dan berlatih berulang-ulang hingga gerakan menjadi kompak dan rapi.

Di dalam proses ini, mereka belajar bekerja sama, saling menghargai, dan saling mendukung satu sama lain. Setiap penampilan menuntut kekompakan tim, sehingga rasa tanggung jawab terhadap peran masing-masing menjadi bagian penting dari pengalaman belajar.

Penampilan sebagai Wujud Ekspresi dan Kepercayaan Diri
Unit Tari Tradisional tidak hanya aktif berlatih, tetapi juga kerap tampil dalam berbagai kegiatan sekolah maupun acara di luar sekolah. Peserta didik berkesempatan menunjukkan kemampuan mereka pada saat peringatan hari besar, pentas seni, atau acara seremonial lainnya.

Setiap penampilan menjadi pengalaman berharga yang melatih keberanian tampil di depan umum, membangun kepercayaan diri, dan menumbuhkan rasa bangga atas usaha yang telah dilakukan. Dari proses persiapan hingga tampil di panggung, siswa belajar bahwa hasil yang baik selalu lahir dari kerja keras, latihan yang konsisten, dan semangat kebersamaan.


Penutup: Melahirkan Generasi Berkarakter dan Berbudaya
Melalui Unit Aktivitas Tari Tradisional, School of Human menunjukkan komitmennya untuk tidak hanya mencerdaskan peserta didik secara akademis, tetapi juga menumbuhkan kepekaan seni dan kecintaan terhadap budaya Indonesia. Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang berkarakter, berbudaya, dan bangga terhadap identitas bangsanya.


Dengan terus menari, memahami, dan menjaga warisan tradisional, para siswa turut berkontribusi dalam melestarikan budaya Indonesia di tengah arus modernisasi yang terus berkembang.

Mutiara Faradilla Hani, S.Pd., biasa di SOH dipanggil dengan panggilan Kak Ara, adalah Guru mata pelajaran 12th Century Academic (21CA) dan Desain Cita-cita (21CA) di SMA School of Human, mata pelajaran khusus di School of Human yang salah materi pokoknya adalah Creative-Preneur. Pada dasarnya Ia adalah Guru Bimbingan dan Konseling (BK) dan sudah bergabung di School of Human sejak tahun 2019.

