“Algebra City”: Mengubah Pembelajaran Aljabar Menjadi Petualangan Seru di Kelas Inklusi

Share This Post

— SMP SCHOOL OF HUMAN —

Artikel oleh Indah Ayudya, S.Pd.

===oOo===

Di School of Human, kami meyakini bahwa setiap anak adalah bintang; unik, spesial, dan memiliki cara belajarnya sendiri. Keberagaman bukan hambatan, tetapi kekuatan yang kami rangkul sepenuh hati. Dari semangat inilah saya menghadirkan sebuah inovasi pembelajaran matematika yang ramah dan menyenangkan bagi semua: “Algebra City”, media kreatif yang menggabungkan Monopoli Aljabar, Spin-Wheel Quiz, uang edukatif, dan Mini Market Jajanan untuk mengenalkan konsep aljabar kepada siswa SMP inklusi.

LATAR BELAKANG

Bagi banyak siswa, terutama di kelas inklusi, aljabar terasa abstrak dan sulit dibayangkan. Namun di School of Human, kami percaya bahwa ketika pembelajaran diberikan dalam bentuk pengalaman yang menyenangkan, setiap anak apa pun kebutuhannya dapat bersinar. Maka, terciptalah Algebra City, sebuah kota matematika yang penuh warna, tantangan, dan permainan yang membuat siswa merasa menjadi bagian dari petualangan, bukan hanya mengerjakan soal.

TUJUAN & INOVASI/STRATEGI

Tujuan Program:

  1. Membuat konsep aljabar lebih konkret, mudah dipahami, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.
  2. Menghadirkan ruang belajar yang menghargai keunikan setiap anak.
  3. Meningkatkan keberanian, partisipasi, dan kemandirian siswa dalam proses belajar.

Inovasi & Strategi:

  • Menciptakan satu ekosistem gamifikasi yang menggabungkan Monopoli Aljabar, Algebra Wheels, dan Alge-Mart Market.
  • Menghadirkan aktivitas jual beli, transaksi, dan misi aljabar untuk melibatkan siswa dalam learning by playing.
  • Memastikan permainan inklusif: aturan fleksibel, pendampingan adaptif, serta peran yang memungkinkan setiap anak berkontribusi sesuai kemampuannya.

PROSES PELAKSANAAN

Kegiatan dimulai dengan membentuk kelompok beragam agar setiap anak dapat belajar saling melengkapi. Siswa memasuki Algebra City dengan “modal awal” berupa Algebra Coins.

Selanjutnya siswa:

  • Menggerakkan pion di papan monopoli bertema aljabar.
  • Memutar Algebra Wheels untuk mendapatkan soal variabel dan model aljabar.
  • Bertransaksi di Alge-Mart Market lalu mengubah pembeliannya menjadi model matematika.
  • Menyelesaikan tantangan dengan bekerja sama, berdiskusi, dan menggunakan strategi.

Setiap langkah dirancang agar semua anak baik cepat, lambat, visual, kinestetik, maupun auditorial punya ruang untuk bersinar.

HASIL & DAMPAK

Kegiatan ini memunculkan atmosfer kelas yang inklusif, hangat, dan energik. Siswa yang biasanya ragu, pemalu, atau mudah cemas mulai ikut bermain dan menjawab tantangan. Anak yang aktif membantu teman yang membutuhkan waktu lebih.

Dampak utama:

  • Pemahaman aljabar meningkat secara nyata.
  • Interaksi sosial tumbuh kuat, antar siswa reguler maupun siswa berkebutuhan khusus.
  • Kelas menjadi tempat semua anak dihargai, bukan dibandingkan.
  • Kepercayaan diri siswa meningkat karena mereka merasa berhasil dan diakui selama aktivitas.

NILAI REFLEKTIF & INSPIRATIF

Inovasi ini menguatkan keyakinan saya bahwa pendidikan inklusif bukan sekadar metode, tetapi hati. Ketika guru percaya bahwa setiap anak spesial, maka strategi yang kita buat akan secara otomatis lebih ramah, lebih adaptif, dan lebih penuh kasih.

Saya kembali belajar bahwa matematika bukan hanya tentang angka tetapi tentang pengalaman, keberanian, dan penghargaan terhadap proses belajar setiap anak. Di School of Human, setiap anak berhak bersinar di jalannya masing-masing. Tugas kitalah sebagai guru untuk menyediakan panggung itu.

RENCANA KEBERLANJUTAN

Program Algebra City akan terus dikembangkan agar semakin relevan dan inklusif:

  • Membuat level lanjutan untuk materi persamaan linear dan aritmetika sosial.
  • Mengembangkan versi digital dengan QR challenge agar siswa dengan gaya belajar berbeda tetap terakomodasi.
  • Mengadakan kolaborasi lintas mata pelajaran agar terbentuk “Human City” kota pembelajaran tematik yang merayakan keberagaman potensi anak.
  • Membuka sesi berbagi praktik baik kepada guru lain agar inovasi ini memberi dampak lebih luas.

Dengan semangat bahwa setiap anak adalah bintang, semoga Algebra City terus menjadi ruang aman dan menyenangkan bagi semua peserta didik di School of Human untuk berkembang, mencoba, gagal, mencoba lagi, dan tumbuh menjadi diri terbaik mereka.

Indah Ayudya, S.Pd., biasa di SOH dipanggil dengan panggilan Kak Indah, adalah Guru mata pelajaran Kimia (KIM) di SMA School of Human dan Matematika (MTK) di SMP School of Human. Ia baru saja bergabung di School of Human pada bulan Februari tahun 2025 ini.

Yuk Daftar Sekarang!!

Sekolah Pemantik Bakat dan Minat Siswa

More To Explore

Artikel

Creativepreneur = Creative Thinking + Enterpreneur

— SMP SCHOOL OF HUMAN — Artikel oleh Shafa Nadya, S.Pd. ===oOo=== Kolaborasi Kreativitas dan Jiwa Bisnis di Era Modern Di era ekonomi kreatif, muncul sebuah istilah yang semakin populer:

SMP-SMA School of Human

Sekolah Pemantik Bakat dan Minat Siswa